BAITUL MAAL WAT TANWIL MENTOR BISNIS ALUMNI ITS

PERJALANAN BARU 

 

Rekan-rekan anggota BMT Mentor Bisnis Alumni ITS yang berbahagia, dengan tidak mengenal lelah, disertai keseriusan yang luar biasa dan keikhlasan para penggagas mentorbisnis yang diprakarsai oleh cak Sugi dan cak Naryo, peserta mentor bisnis telah berhasil memulai sebuah langkah penting untuk menjadi entrepreneur dengan mendirikan BMT MBA ITS. Untuk kilas balik, agar kita tidak lupa darimana kita mulai tumbuh sehingga kedepan kita menjadi semakin kuat, kita coba mengingat kembali sebuah email undangan untuk hadir pada acara mentorbisnis tgl 29 februari 2008 yll, serta berbagai cuplikan perbincangan dibawah ini. Impiannya waktu itu adalah terbentuknya sebuah komunitas bisnis yang terdiri atas pebisnis-pebisnis alumni ITS, yang terus saling asah, kuat dan bisa dipercaya, dalam rangka melahirkan, membina dan memperkuat entrepreneur- entrepreneur ITS. Sebagai salah satu bidang kegiatan IKA ITS. Read More

 


Perjalanan Baru

Perjalanan Baru

Rekan-rekan anggota BMT Mentor Bisnis Alumni ITS yang berbahagia, dengan tidak mengenal lelah, disertai keseriusan yang luar biasa dan keikhlasan para penggagas mentorbisnis yang diprakarsai oleh cak Sugi dan cak Naryo, peserta mentor bisnis telah berhasil memulai sebuah langkah penting untuk menjadi entrepreneur dengan mendirikan BMT MBA ITS.  Untuk kilas balik, agar kita tidak lupa darimana kita mulai tumbuh sehingga kedepan kita menjadi semakin kuat, kita coba mengingat kembali sebuah email undangan untuk hadir pada acara mentorbisnis tgl 29 februari 2008 yll, serta berbagai cuplikan perbincangan dibawah ini. Impiannya waktu itu adalah terbentuknya sebuah komunitas bisnis yang terdiri atas pebisnis-pebisnis alumni ITS, yang terus saling asah, kuat dan bisa dipercaya, dalam rangka melahirkan, membina dan memperkuat entrepreneur- entrepreneur ITS. Sebagai salah satu bidang kegiatan IKA ITS.

…..

Kami, Sunaryo Suhadi bersama Cak Amir Hamzah, Cak Karomul, Cak Sugiharto, Cak Sony & Sdri Hesti, sebagai “originator” program “99 Mentor Bisnis & Entrepreneur” ini, bersama ini ingin mengundang …. dst.. dst……. Ini adalah sebuah “impian” yang sangat dimungkinkan bisa kita capai dengan sukses besar bila kita bersatu.Buat kita semua yang membaca email ini, baik mentor, peserta maupun pengamat, “nggak perlu suasana formal, kaku, tegang, target-targetan, … was-was …….. jalani saja dengan santai, …… tanpa terasa, ……. “virus entrepreneur” akan menjangkiti kita semua……. namun …., hati-hatilah kalau sudah terjangkit virus yang satu ini !!! …..saat ini, tim kerja masih terus mematangkan detil pelaksanaan mentoring ini. Senang sekali membaca respons positip rekan-rekan, ada big boss Djoko Eko Suprastowo, Cak Eko, dll, dll,…. terimakasih !! ….. asyik sekali kalau sudah berada dalam forum seperti ini…. Ada satu hal yang ingin saya sampaikan disini adalah, waktu saya teriak …. siapa yang ingin menjadi pengusahaaa …….. sayaaaa!!! (hampir semuanya ngacung!!!) ini artinya, …..”duso nek kene nggak nular no” apa yang kita tahu dalam bisnis & entrepreneur, ya nggak !!….. bonusnya, adalah terbentuknya sebuah komunitas bisnis yang berisi pebisnis-pebisnis alumni ITS, yang terus saling mengasah, dan …. kalau sudah kuat ….. bea siswa urunan? oga’ lah …. “kene tak jog-ane kabeh !!! pengusaha ITS kok !!!”

Kini, 5 bulan setelah dicanangkan, jelas bahwa visi yang melatarbelakangi berdirinya mentorbisnis tersebut mulai terwujud, sebuah komunitas bisnis yang diimpikan, dilanjutkan dengan lahirnya BMT MBA ITS kita ini. Lalu, bagaimana ide mentorbisnis tersebut berhasil diwujudkan?, berikut ini adalah detail yang pernah diberikan olehcak Yo. Setiap Mentor akan menjadi Mentor Tetap bagi 2 atau 3 Peserta Mentoring. Idenya, Peserta Mentoring akan ‘Nyantrik’ full ke Mentor . Peserta dapat berkonsultasi secara telepon, email, SMS atau bertemu langsung dengan Mentor . Targetnya, tiap Peserta dapat belajar langsung kepada Mentornya, bagaimana mengembangkanbisnisnya dan problem solving secara menyeluruh, termasuk masalah pembiayaan, pasar dan etika bisnis. Mentor terpilih dipastikan yang hanya bisa meluangkan waktu tertentu untuk ini, baik dalam pertemuan langsung email, SMS atau telepon. Agar komunikasi dapat terjadi, diperlukan keikhlasan serta perlunya dibuang rasa enggan baik dari Mentor maupun Peserta. Dalam arti, Mentor bebas saja mengatakan maaf sedang sibuk, dan diganti dgn  waktu lain. Dilain pihak, Peserta tidak perlu merasa enggan atau merasa ditolak. Peserta harus terus mengejar kapan komunikasi tersebut bisa diteruskan. Mentor atau beberapa Mentor bisa membantu membuka jalan kearah pasar & pembiayaan. Mentor akan menjadi nara sumber langsung atas bisnis yang sedang dikembangkan Peserta (kalau perlu dan dimungkinkan, order bisa diberikan/dibantu carikan oleh Mentor ). Dalam jangka waktu tertentu, Peserta diharapkan bisa terbina dan lebih kuat bisnisnya. Pada kondisi seperti ini, seorang Peserta bisa berubahstatusnya menjadi Mentor , sehingga terjadi kaderisasi Mentor . Untuk makin mengasah kemampuan Mentor dan Peserta Mentoring, diharapkan Mentor & Peserta Mentoring ikut aktip dalam “Business Forum”. Mentor juga bias menjadi Nara Sumber bagi Pelatihan Kewirausahaan bagi mahasiswa ITS.

Inilah “prominent persons” yang telah dipilih oleh Tim Kerja untuk menjadi Mentor: Ir. Lukman Mahfoedz, Presiden Direktur Medco, Ir. Sardjono, Presiden Direktur Mediaenergi Group, Ir. Dwi Sucipto, Presiden Direktur Semen Gresik, Ir. Muchayat, Mega Entrepreneur, Ir. Musyanif, Presiden Direktur PP, Ir. Muchsin Idrus, Presiden Direktur IKPT, Ir. Gatot Ibnu Santoso, Ir. Sabri - CPO Producer terbesar di Medan, Ir. Harsusanto, Dirut PT PAL, Ir. Hermin Sarengat - Presiden Direktur GE, Ir. Buchori Nasution, Mega Leadership, Ir.. Firmantoko, Ir. Imam Syaiful - Presiden Direktur Adhi Karya, Ir.. Suhartono - Direktur Semen Padang, Ir. Japananto, Ir. H. Harijogi - Sekjen Dephub, Ir. Aziz Bahalwan, Ir. Widya Purnama, Ir. Sutopo Kristanto, Ir. Kristiono, Ir. Puji Astuti, Ir. Puji Asmanto, Ir.Moh Tafif Djunaedi, Ir. Indrajaya Manopo, Ir. Djoko Eko Suprastowo, Ir. Pudjoko, Ir. Eko Sulianto, Ir. Ganis anandjati, Ir. Karomul Wachid, Ir. Achmad Harijanto MM, Ir. Soni S. Sontani, Ir. Ferry Dzulkifli, Sunaryo Suhadi MBA.


Sebuah Langkah Penting – BMT MBA ITS
Ide mentorbisnis mendapatkan sambutan yang mungkin tidak diperkirakan sebelumnya, dimana para peserta yang hadir mulai tertular virus entrepreneur yang selalu di dikumandangkan oleh Cak Naryo. Viirus tersebut mulai menyelusup ke sendi-sendi impian dan harapan masa depan. Suatu harapan yang selalu diinginkan oleh hampir seluruh engineer untuk dapat lepas dari kungkungan yang tercipta baik secara sadar maupun tidak sengaja, yaitu keinginan lepas dari rutinitas, dari ketidak berdayaan selama bertahun-tahun setelah di wisuda di kampus tercinta Sukolilo untuk menjadi manusia yang lebih bebas, baik financial, waktu, wacana dan kreatifitas, menuju manusia yang lebih yaitu manusia yang mempunyai kemapuan wirusaha. Semakin liarnya virus entrepreneur menuntut para penggagas mentor bisnis harus menghadirkan pelaku bisnis berkelas nasional antara lain Cak Sardjono raja LPG, Cak Dwi Sucipto, Cak Eko si raja bakso, Ning Puji Astuti ratu property, cak Budihardjo yang punya pabrik chemical, cak Achmad Hariyanto yang low profil dan jago real estate yang telah menjadi miliyuner pada usia yang relative muda, Muchsin Idrus bigboss owner & IKPT, Buchory Nasution mega leadership, Nafik pakar BMT. Dari forum mentor bisnis yang makin seru dan panas, para penggagas mentor bisnis harus berfikir keras agar virus yang telah menjalar dan naik ke naluri dan otak tidak dibiarkan meledak. Karena ledakan yang tercipta akan sangat dahsyat sekali, agar tidak terbuncah berai maka dihadirkan nara sumber yang benar-benar mumpuni, yang tidak hanya sekedar ahli teori tapi juga seorang praktisi bisnis, yang dapat menciptakan bisnis dengan tanpa  enimbulkan resiko kerusakan dan dapat dimulai dengan sekala kecil serta dapat di garap rame-rame alias persatuan. Dengan susah payah dan harap-harap cemas akhirnya sang maestro cak Nafik dan cak Azis yang adalah ahli dalam bisnis keuangan syariah dapat dihadirkan. Dengan keikhlasan penuh sang maestro berusaha keras  mendorong dan memberikan inspirasi para peserta mentorbisnis pada tanggal 23 mei 2008 untuk mewujudkan keinginan yang sangat ditunggu2 selama ini, yaitu membuat suatu wadah bagi para alumni ITS baik yang masih berkarir maupun yang sudah berwirausaha saling bahu membahu, saling belajar dan mengajari untuk dapat memulai maupun mengembangkan minat untuk menjadi entrepreneur dalam bidang pembiayaan berbasis  syariah. Dengan kesepakatan bulat akhirnya dibentuklah sebuah badan usaha yang berjiwa kebersamaan yaitu Baitul Maal Wat Tamwil Mentor Bisnis Alumni ITS atau disingkat BMT Mentor Bisnis Alumni ITS, atau BMT MB A ITS. Pada malam itu juga di tunjuk relawan yang dapat mempersiapkan lahirnya BMT MBA ITS. Sang pengawal Cak Sugi, sang inspirator yaitu Cak Naryo serta sang maestro Cak Nafik dengan segala kesibukannya karena seambrek bisnis yang harus diurus, memberikan dedikasi dan komitmennya untuk membimbing dan mendorong para relawan dengan langkah-langkah yang cerdik dan jitu untuk memberikan wawasan dan strategi agar wadah yang telah diimpikan oleh sebagian besar alumni ITS menjadi kenyataan.
Melalui berbagai pertemuan marathon Rudy Winoto, Riris Nurbintari, Agung Budiman, NT Kusumaratih, Indhiawan, Nur Hidayat, Arka Prasetyo, Poerwito, Isman, Choirul Fasih, Edi Sudiro dan sang pengawal Cak Harvi Sugiarto, sang inspirator Cak Sunaryo Suhadi serta sang maestro Cak Muhammad Nafik H.R telah berusaha keras membuat persiapan mulai dari pengumpulan modal, data base, dan segala hal yang berhubungan dengan persyaratan pendirian badan usaha BMT MBA-ITS. Sang Pengawal Cak Harvi Sugiarto selalu setia membantu, mendampingi dan memberikan wacana tentang perlunya persatuan alumni ITS, dan sang inspirator Cak Sunaryo yang selalu menanamkan nilai-nilai dan loyalitas ITS kepada para calon pelaksana wadah ini. Serta Sang Maestro selama 3 hari berturut2 rela menginap di dihotel IKA dijalan Soepomo Jakarta selatan, memberikan hampir semua ilmu dan keahliannya kepada para pelaksana pendirian BMT yang kelak di harapkan dapat menjalankan badan usaha ini. Maka sudah sepantasnya kami para pelaksana BMT MBA-ITS mengucapkan terimakasih dan memberikan rasa hormat yang setinggi tingginya kepada sang inspirator yaitu Cak Naryo ‘Sunaryo Suhadi’, sang pengawal Cak Harvi Sugiarto dan sang maestro Cak Muhammad Nafiki H.R. Dan Kami dari Tim Pengurus akan bekerja keras untuk dapat menjalankan wadah ini seamanah mungkin sehingga apa yang telah diikrarkan dalam visi dan misi dapat terwujud. 

 

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday47
mod_vvisit_counterYesterday115
mod_vvisit_counterThis week920
mod_vvisit_counterThis month571
mod_vvisit_counterAll39344